Sekarang ini, semakin lama semakin orang tidak sadar dan ikhlas akan ruang dan waktu. Terkadang seseorang masih memikirkan dirinya sendiri tanpa menyadari akan keberadaan seseorang. Dengan membaca elegi ini semakin menguatkan saya akan arti "menggapai ruang dan waktu". Bahwa segala pikiran, ucapan, sikap dan perbuatan harus dapat menyesuaikan ruang dan waktunya.
Sebenar-benarnya kesadaran akan ruang dan waktu adalah suatu adat kebiasaan dan kepekaan terhadap segala hal. Oleh karena itu, mungkin untuk saat ini diperlukan pendidikan dan membiasakan diri terhadap hal tersebut agar kita bisa lebih menghargai sesuatu dan keberadaan orang lain, yang kemudian dilanjutkan dengan membudayakannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar