Oleh : Dr. Marsigit, M.A.
Refleksi Filsafat Oleh : Ana Agustyaningsih (11709251018 PPs PM B '11)
Menurut Plato, Matematika itu "sudah ada lengkap dari sononya". Sebagian orang tidak mampu menemukan matematika dikarenakan " jiwanya/pikirannya terpenjarakan oleh badannya". Sedangkan Aristoteles mendefinisikan "Matematika sebagai pengalaman".
Menurut saya, matematika itu sangat luas. Setiap orang dapat melihat dan menganggap matematika itu dari segala sudut dan dimensi. Apa yang setiap orang pikirkan tentang matematika tergantung dari hati, pikiran, dan perbuatannya sekaligus juga sudut dan dimensi pada saat ia memikirkannya. Untuk mencapai pemahaman tentang matematika itu sendiri dibutuhkan proses yang dinamakan belajar. Padahal setiap orang mempunyai kecepatan, tempo dan jangka waktu yang berbeda-beda dalam menemukan pemahaman yang sebenar-benarnya. Dan apabila orang tersebut masih merasa jalan di tempat maka pikiran dan jiwanya masih "terpenjara oleh badannya". Sehingga dibutuhkan suatu perenungan dan refleksi diri untuk menjadi yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar